Bupati Irham Kalenggo Buka Seleksi BCKS, Tegaskan Tak Ada Titipan Kepala Sekolah

hsupyan10@gmail.com

KONAWE SELATAN, WHITEBALANCE.ID – Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 di Aula Ruang Tes Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (29/7/2026).

Seleksi yang dipusatkan di Konawe Selatan tersebut diikuti oleh peserta dari lima kabupaten di Sulawesi Tenggara, yakni Konawe Selatan, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe Utara, dan Bombana. Sebanyak 82 peserta mengikuti seleksi yang dibagi dalam dua sesi karena keterbatasan kapasitas ruang tes.

Dalam sambutannya, Bupati Irham Kalenggo menegaskan bahwa seleksi substansi BCKS merupakan langkah strategis untuk melahirkan kepala sekolah yang berkualitas, profesional, dan memiliki kompetensi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan di sekolah. Karena itu, proses seleksi harus berjalan objektif, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

“Seleksi ini merupakan langkah penting untuk menentukan sekaligus mengukur kualitas sumber daya manusia yang nantinya akan memimpin sekolah-sekolah di Kabupaten Konawe Selatan maupun daerah lainnya. Kepala sekolah harus lahir dari kompetensi, bukan karena kedekatan dengan siapa pun,” tegas Irham.

Bupati menegaskan bahwa era penunjukan kepala sekolah berdasarkan pendekatan atau kedekatan dengan pejabat sudah harus ditinggalkan.

“Tidak ada lagi istilah orang tertentu bisa menjadi kepala sekolah karena memiliki pendekatan khusus. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat selama memenuhi seluruh persyaratan dan mampu membuktikan kompetensinya melalui seleksi ini,” ujarnya.

Irham berharap seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan penuh integritas dan menjadikan kompetisi tersebut sebagai momentum meningkatkan kualitas diri.

“Saya ingin kepala sekolah yang nantinya lahir benar-benar mampu membawa perubahan, meningkatkan mutu pendidikan, dan mencetak generasi yang unggul. Karena kepala sekolah merupakan motor penggerak kemajuan pendidikan,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Konsel Gaspol IKD, Target 50 Ribu Warga Segera Beralih ke KTP Digital

Sementara itu, Kepala BKPSDM Konawe Selatan, Pujiono, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) yang bertujuan menjaring calon kepala sekolah yang memenuhi standar kompetensi nasional.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dirancang secara terbuka, objektif, dan sulit dimanipulasi karena menggunakan sistem berbasis Computer Assisted Test (CAT).

“Seleksi ini bertujuan memperoleh calon kepala sekolah yang benar-benar memenuhi standar kompetensi. Seluruh proses dilakukan secara transparan, mulai dari pengumuman formasi, pendaftaran hingga pelaksanaan tes,” jelas Pujiono.

Ia mengatakan, sebanyak 82 peserta yang mengikuti seleksi telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan berasal dari lima kabupaten di Sulawesi Tenggara.

“Peserta terdiri dari Konawe Selatan sebagai tuan rumah, kemudian Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe Utara, dan Bombana. Karena kapasitas ruangan terbatas, pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi,” ujarnya.

Pujiono juga menepis isu yang berkembang di media sosial terkait adanya dugaan intervensi kepala daerah dalam penentuan hasil seleksi.
Menurutnya, mekanisme penilaian dilakukan secara objektif sehingga tidak memberikan ruang bagi praktik nepotisme maupun titipan.

“Siapa pun pesertanya, meskipun memiliki hubungan dekat dengan pejabat daerah, jika nilai tidak memenuhi standar maka tetap tidak akan lulus. Sebaliknya, peserta yang memenuhi standar akan memperoleh kesempatan yang sama. Sistem CAT membuat proses seleksi sangat sulit dimanipulasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Konawe Selatan dipercaya menjadi tuan rumah karena memiliki rekam jejak yang baik dalam penyelenggaraan berbagai seleksi ASN, termasuk pelaksanaan profiling ASN yang dinilai sukses. Kepercayaan tersebut juga didukung rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), penilaian dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta berbagai capaian prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

Baca Juga :  Buka Porseni Ranomeeto, Bupati Konsel Soroti Narkotika

Pujiono berharap hasil seleksi tersebut mampu melahirkan kepala sekolah yang profesional, berintegritas, serta mampu meningkatkan mutu pendidikan di daerah masing-masing.

Pentingnya Seleksi BCKS Berdasarkan Regulasi
Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah merupakan implementasi kebijakan pemerintah dalam mewujudkan sistem merit di bidang pendidikan. Mekanisme ini sejalan dengan prinsip pengangkatan kepala sekolah berdasarkan kompetensi, kinerja, integritas, dan pengalaman, bukan karena kedekatan ataupun kepentingan tertentu.

Pelaksanaan seleksi tersebut mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai penugasan guru sebagai kepala sekolah, yang menempatkan kompetensi kepemimpinan, manajerial, supervisi pembelajaran, pengembangan karakter, serta kemampuan mengelola satuan pendidikan sebagai syarat utama.

Melalui seleksi berbasis CAT dan penilaian substansi yang objektif, pemerintah berupaya memastikan setiap kepala sekolah yang dihasilkan benar-benar memiliki kapasitas memimpin sekolah, meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan sistem yang terbuka dan akuntabel, seleksi BCKS juga menjadi bukti nyata penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan sistem merit, sekaligus menutup ruang bagi praktik nepotisme, kolusi, maupun intervensi politik dalam pengisian jabatan kepala sekolah. Kepala sekolah yang lahir dari proses seleksi yang berkualitas diharapkan menjadi pemimpin pendidikan yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan sekolah, guru, dan peserta didik.

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *