Ketua DPRD Konsel Hamrin Tekankan Pencegahan Stunting Dimulai dari Kesadaran Keluarga

hsupyan10@gmail.com

KONAWE SELATAN, WHITEBALANCE.ID – Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Hamrin, S.Kom., M.AP, menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pemenuhan gizi berimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sejak usia dini.


Penegasan tersebut disampaikan Hamrin saat menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan stunting yang berlangsung di Kantor Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya, S.Sos., M.Kes., Wakil Ketua TP PKK dr. Rizki Rahmadani Ahmad, serta diikuti ratusan kader dan pengurus PKK tingkat desa se-Kecamatan Benua.


Dalam sambutannya, Hamrin mengatakan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, anak yang mengalami stunting berpotensi mengalami hambatan perkembangan otak, penurunan kemampuan belajar, hingga berpengaruh terhadap produktivitas ketika dewasa.


“Stunting adalah persoalan serius yang harus kita cegah bersama. Masa depan Konawe Selatan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, perhatian terhadap pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak harus menjadi prioritas seluruh keluarga,” ujar Hamrin.


Ia menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar para orang tua memahami pentingnya pola makan sehat, pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, serta makanan pendamping ASI yang bergizi sesuai usia anak.


“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama kader PKK yang menjadi ujung tombak edukasi di desa. Saya berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diteruskan kepada seluruh keluarga sehingga kesadaran masyarakat semakin meningkat,” katanya.


Hamrin juga mengapresiasi peran Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Selatan yang terus aktif mendampingi masyarakat melalui berbagai program peningkatan kesehatan keluarga dan pemberdayaan perempuan.

Baca Juga :  Video: Di Balik Senyum Bunga: Luka yang Tak Terlihat dan Perjuangan Mengembalikan Masa Depan Seorang Anak


Menurutnya, PKK memiliki peran strategis dalam membangun budaya hidup sehat karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga.


“Kader PKK adalah mitra pemerintah yang sangat dekat dengan masyarakat. Saya yakin melalui kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, tenaga kesehatan, dan PKK, angka stunting di Konawe Selatan dapat terus ditekan,” tambahnya.


Sementara itu, kehadiran Ketua TP PKK Konawe Selatan Nurlita Jaya bersama Wakil Ketua TP PKK dr. Rizki Rahmadani Ahmad menjadi bentuk komitmen organisasi PKK dalam memperkuat edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya gizi seimbang, serta pendampingan bagi ibu hamil dan balita di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Selatan.


Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif. Para kader PKK dari berbagai desa di Kecamatan Benua mendapatkan penguatan materi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pola konsumsi makanan bergizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang balita, serta upaya pencegahan stunting melalui kolaborasi antara keluarga, pemerintah, dan masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para kader PKK dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga usia balita.


Dengan semakin kuatnya sinergi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Tim Penggerak PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya menciptakan generasi Konawe Selatan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting diharapkan dapat terwujud sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia menuju daerah yang semakin maju dan sejahtera.

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *