KONAWE SELATAN, WHITEBALANCE.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) menuntaskan penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi warga terdampak banjir di tujuh kecamatan. Memasuki hari kedua distribusi, Sabtu (30/5/2026), bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng berhasil disalurkan ke empat kecamatan terakhir, yakni Lainea, Palangga, Konda, dan Moramo Utara.
Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari respons tanggap darurat pemerintah daerah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), serta mendapat pengawalan dari unsur TNI dan Polri.
Distribusi bantuan ini mengacu pada Surat Keputusan Bupati Konawe Selatan Nomor 300.2/512 tentang Penetapan Status Keadaan Siaga Bencana serta laporan kejadian bencana yang diterbitkan BPBD Konawe Selatan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Cadangan Pangan Pemerintah yang disalurkan melalui Badan Pangan Nasional.

Sebelumnya, bantuan CPP telah diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, kepada Wakil Bupati Konawe Selatan, Wahyu Ade Pratama Imran, di Kendari pada 12 Mei 2026 lalu.
Pada hari kedua penyaluran, Kecamatan Lainea menerima bantuan untuk warga Desa Molinese sebanyak 320 kilogram beras dan 16 liter minyak goreng yang diperuntukkan bagi 16 kepala keluarga atau 64 jiwa terdampak banjir.
Di Kecamatan Palangga, bantuan disalurkan kepada empat kepala keluarga di Desa Wawonggura dan Desa Watumerembe dengan total bantuan 55 kilogram beras dan tiga liter minyak goreng.
Sementara itu, Kecamatan Konda menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbesar pada hari kedua. Sebanyak 51 kepala keluarga atau 189 jiwa di Desa Puosu Jaya menerima 945 kilogram beras dan 51 liter minyak goreng.
Adapun di Kecamatan Moramo Utara, bantuan diberikan kepada 24 kepala keluarga yang tersebar di Desa Lamokula, Wawatu, dan Mata Wawatu dengan total 460 kilogram beras serta minyak goreng sesuai jumlah keluarga terdampak.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Konawe Selatan, Hj. Lisna, yang memimpin langsung proses distribusi di lapangan menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.
“Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi musibah sendirian. Karena itu, kami memastikan bantuan pangan ini tiba tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang terdampak banjir. Ketahanan pangan masyarakat harus segera pulih agar aktivitas kehidupan mereka dapat kembali berjalan normal,” tegas Hj. Lisna.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan distribusi bantuan tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pemerintah kecamatan dan desa.
“Penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan, BPBD, Dinas Sosial, TNI, Polri, dan pemerintah wilayah menjadi kunci sehingga proses penyaluran bantuan dapat berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pada hari kedua distribusi, Pemkab Konawe Selatan berhasil menyalurkan 1.780 kilogram beras dan 94 liter minyak goreng kepada 95 kepala keluarga atau 356 jiwa yang tersebar di empat kecamatan terdampak.
Dengan rampungnya distribusi di Lainea, Palangga, Konda, dan Moramo Utara, maka seluruh agenda penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah di tujuh kecamatan terdampak banjir telah selesai dilaksanakan sesuai target yang ditetapkan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabanjir.






Tidak ada Respon