KONAWE SELATAN, WHITEBALANCE.ID – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bersama Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (GERMAPLING) dan Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan menggelar Kampanye Peduli Lingkungan yang dirangkaikan dengan penandatanganan Deklarasi Peduli Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lanowulu, Kecamatan Tinanggea, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan itu dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, S.Sos., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Tinanggea.
Dalam sambutannya, Bupati Irham Kalenggo menegaskan bahwa pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang sehat merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan dan pembangunan daerah.
“Lingkungan hidup bukan hanya persoalan pohon, sungai, hutan, atau sampah semata. Lingkungan adalah sumber kehidupan. Dari lingkungan yang sehat kita memperoleh air untuk minum, sawah untuk bertani, laut untuk mencari ikan, udara untuk bernapas, dan ruang hidup yang layak bagi anak cucu kita,” ujar Irham Kalenggo.
Bupati mengungkapkan bahwa berbagai tantangan lingkungan saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bersama, mulai dari persoalan sampah, pembakaran lahan, kerusakan kawasan hutan hingga pencemaran sungai. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Menjaga lingkungan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.
Sebagai langkah konkret, Bupati Irham mengajak masyarakat untuk memulai aksi sederhana dari lingkungan terdekat, di antaranya tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menanam dan merawat pohon, menjaga kelestarian sungai dan sumber air, serta berani melaporkan setiap tindakan yang berpotensi merusak lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, Irham Kalenggo juga menyampaikan apresiasi kepada GERMAPLING dan Balai TNRAW yang telah menginisiasi kegiatan kampanye lingkungan sebagai bentuk edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.
“Saya berharap kampanye ini tidak berhenti pada hari ini saja, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus hidup di desa-desa, sekolah-sekolah, kelompok pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat. Daerah yang maju bukan hanya yang memiliki pembangunan fisik yang megah, tetapi juga yang masyarakatnya memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk merenungkan pesan penting mengenai tanggung jawab terhadap bumi dan generasi penerus.
“Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang kita, tetapi kita meminjamnya dari anak cucu kita. Karena itu, menjaga lingkungan adalah investasi terbaik untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Sebagai simbol komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan, kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Peduli Lingkungan Hidup oleh Bupati Konawe Selatan bersama unsur Forkopimda, pimpinan instansi terkait, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan yang hadir.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan, unsur Forkopimda, Kepala Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai beserta jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, para kepala OPD, Camat Tinanggea, Kapolsek Tinanggea, Danramil Tinanggea, para kepala desa se-Kecamatan Tinanggea, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Roraya, Desa Lanowulu, dan Desa Tatangge.
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini diharapkan menjadi tonggak penguatan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan Konawe Selatan yang hijau, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.






Tidak ada Respon